BERBICARA KEMUNKARAN

Ust Kholili Hasib

BERBICARA KEMUNKARAN

Kemungkaran ada dua macam. Pertamah kemungkaran i’tiqodiyah. Kedua kemungkaran amaliyah. Kemungkaran jenis pertama lebih besar dosanya dariapa kemungkaran jenis kedua.

Contoh jenis pertama; pluralisme (penyamaan semua agama), ateisme, sekularisme, ajaran2 syiah, ajaran mu’tazilah, dsb.

Karena berat itu, maka tdk semua bisa memahami atau mencegah nya. Ada yang paham tapi tdk mau mencegahnya. Alasan tidak mau bermacam-macam. Ada yg takut, ada yg sungkan, tdk enak dan ada seribu alasan.

Mencegah kemungkaran jenis pertama memang lebih besar resikonya.

Apakah ulama dahulu tidak lakukan pencegahan thd kemungkaran akidah ini? Tentu saja banyak sekali. Imam Ahmad mencegah bid’ah mu’tazilah, imam Ghozali menangkis Syiah Batiniyah, Filosof, mu’tazilah, imam Asy’ari melawan mu’tazilah. Di kalangan ulama Nusantara ada sosok KH Hasyim Asyari. Menulis kitab Risalah Ahlissunnah wal Jamaah.

Apakah ulama tsb sebabkan pecah belah karena bahas firqoh2? Justru mereka pahlawan Aswaja. Dan peletak dasar peradaban Islam yg mulya.

Hari ini masih banyak yg berpendapat fatal? Jangan bahas firqoh khususnya Syiah krn bisa menyebabkan perpecahan. Ini pendapat jahil yg disukai oleh perusak akidah Aswaja. MUI Jatim keluarkan fatwa Syiah sesat apakah itu MUI Jatim sebabkan perpecahan? Tdk ada perpecahan disebabkan MUI.

Jadi jika sebagian dakwah tdk mau bahas syubhat pemikiran non Aswaja, maka jangan nyinyir thd dakwah meluruskan pemikiran.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s